Page 33 - TOTAL STATION
P. 33

Setelah  data-data  awal  dimasukkan  dan  mode  pengukurannya  selesai  dipilih,

                  data kolektor (alat) akan memberitahukan kepada surveyor untuk memasukkan data-
                  data pengukuran dari obyek yang akan diukur.



                  b.    Mempelajari Keterangan Detil/Obyek
                        Setiap titik stasiun dan detil harus diberi identitas atau keterangan lebih lanjut

                  berkaitan dengan survei ini, baik identitas dari obyek maupun atributnya. Data kolektor
                  pada  total  station  (Misal  Sokkia,  Wild,  Topcon)  biasanya  telah  dilengkapi  dengan

                  keterangan-keterangan  tersebut.  Dalam  banyak  hal  keterangan-keterangan  telah
                  ditentukan, misal data awal (seperti OCC untuk stasiun pengamat, BS untuk stasiun

                  sebelumnya, dan FS untuk stasiun berikutnya) dan kemudian secara otomatis akan

                  ditandai dengan label yang sesuai dan akan ditampilkan pada print out survei atau
                  sesuai  buku  petunjuk  penggunaan  alat.  Identitas  titik  dapat  berbentuk  alphabet

                  ataupun kode numeris seperti pada tabel 1.


                        Keterangan  data  ini  akan  diperlihatkan  juga  pada  layar  monitor,  bahkan  bila
                  dikehendaki  dapat  pula  diplot  pada  gambar.  Beberapa  pengumpul  data,  sekarang

                  dilengkapi pula dengan pembaca bar code, sehingga apabila digunakan dengan kode

                  sheet, dapat tetap digunakan untuk pencatatan data deskriptif.


                        Beberapa pengumpul data dirancang untuk total station yang berada di pasaran.

                  Pengumpul data ini mempunyai routine sendiri dan kode yang tertentu.
                                          Tabel 9 1 Tipe-tipe alfabetis dan numeris

                            Identitas Titik          Kode (Alfabet)         Kode (Numerik)
                        Occupied station                  OCC                       10

                        Backsight                          BS                       20

                        Foresight                           FS                      30
                        Intermediate sight                  IS                      40


                        Perkembangan teknologi telah memungkinkan dilaksanakannya berbagai fungsi

                  survei. Oleh karena itu perlu dibuat standarisasi, pada tahun 1990 telah dibuat Survei

                  Management  System  (SDMS™)  oleh  American  Association  of  State  Higway
                  Transportation  Officials  (AASHTO).  SDMS  mengidentifikasi  dan  mendefinisikan

                  masalah  survei  yang  berkaitan  dengan  jalan  raya  dan  aktivitas  serta  data  yang



                                                                                                           33
   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38