Page 8 - R2 SONIC
P. 8
3. Ruang Lingkup
Ruang lingkup penulisan juknik ini adalah meliputi bagian-bagian peralatan R2 Sonic
pemasangan dan pengoperasain, pembokaran dan pengemasan, dan data hasil
pendeteksian serta tambahan (hal-hal yang perlu diperhatikan).
4. Fungsi dan Prinsip Kerja MBES R2 Sonic
Fungsi MBES R2 Sonic merupakan alat yang digunakan untuk mengukur kedalaman
dengan menggunakan gelombang akustik dengan jumlah beam sebanyak 512.
Prinsip kerja peralatan dalam mengukur kedalaman yaitu dengan menggunakan
gelombang akustik. Kedalaman diperoleh dari pengukuran waktu gelombang akustik
memancar dan kembali diterima transduser serta sudut pancar beam.
5. Skema Pemasangan MBES R2 Sonic
Agar dapat mengoperasikan peralatan dengan maksimal maka pengawak
peralatan/operator perlu memahami skema instalasi sebagai berikut:
• Memeriksa kelengkapan peralatan sesuai checklist yang ada
• Menempatkan Deck Unit (PSP, Processor PosMV dan Data Loger) di tempat
yang aman di dalam ruangan perahu perum
• Menempatkan MRU di tengah kapal/Center of Rotation (CoR) atau di Center of
Grafity (CoG) pada bidang datar, hindari getaran dari mesin pendorong kapal, ikat
sedemikian rupa sehingga posisi peralatan tidak terganggu oleh pergerakan kapal
• Menempatkan transduser di samping kapal (Side Mounting), ikat sedemikian
rupa sehingga posisi transduser tidak berubah selama survei;
• Melaksanakan pengukuran offset peralatan dengan menggunakan CoR sebagai
titik origin
• Menghubungkan MBES dan POSMV untuk data MRU dan Time Tagging (NMEA
ZDA) menggunakan serial port
• Menghubungkan Time tag antara MBES dengan POSMV menggunakan 1PPS
melalui kabel BNC untuk time tag paling akurat
• Menghubungkan MBES dengan POSMV untuk data posisi dan heading
menggunakan koneksi kabel LAN
• Menghubungkan dengan data logger menggunakan sambungan LAN
• Melaksanakan test koneksi peralatan.
8

